Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kembang Kuning kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan melalui kegiatan panen jamur tiram.
Pada panen kali ini, Lapas Kembang Kuning berhasil memanen jamur tiram dengan total hasil mencapai 40 kilogram, yang merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bimbingan petugas pembinaan, Selasa (27/1/2026).

Program budidaya jamur tiram ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan kerja yang produktif dan bernilai ekonomis.

Sejak tahap persiapan media tanam, perawatan, hingga proses panen, seluruh kegiatan dilaksanakan secara terencana dan terkontrol sehingga menghasilkan jamur tiram dengan kualitas yang baik. Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen juga dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan lapas.
Kalapas Kelas IIA Kembang Kuning, Winarso, menyampaikan bahwa keberhasilan panen jamur tiram sebanyak 40 kilogram ini merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian berjalan dengan optimal.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi WBP.
“Melalui program ini, kami berharap WBP tidak hanya mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas nanti, ” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa keterlibatan aktif WBP dalam kegiatan budidaya jamur tiram juga mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja sama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk karakter positif WBP serta mendukung proses reintegrasi sosial ketika kembali ke masyarakat.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Kembang Kuning berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian lainnya, baik di bidang pertanian, peternakan, maupun keterampilan produktif lainnya.
Upaya ini diharapkan tidak hanya mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga menciptakan pembinaan yang berkelanjutan, bermanfaat, dan berdampak positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
(Humas Lapas Kembangkuning)

Updates.