Cilacap– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan sasaran empat orang WBP pindahan baru.
Tes urine ini merupakan bagian dari deteksi dini serta komitmen Lapas Besi dalam mendukung program pemberantasan narkoba di dalam lapas. Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga lapas tetap bersih dari narkoba.

“Tes urine ini adalah langkah awal pengawasan terhadap WBP baru agar proses pembinaan dapat berjalan optimal dalam lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba, ” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Besi, Shalihuddin Lubies, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan melibatkan unsur pengamanan, pembinaan, serta tenaga medis.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus kami lakukan secara konsisten guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas, ” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif atau tidak terindikasi menggunakan narkotika. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lapas Besi Nusakambangan berkomitmen untuk terus melaksanakan tes urine secara berkala sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan serta dukungan terhadap terwujudnya pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
(Humas Lapas Besi)

Updates.