Deteksi Dini TBC di Lapas Kelas IIA Kembangkuning, Skrining Berlangsung Tiga Hari

    Deteksi Dini TBC di Lapas Kelas IIA Kembangkuning, Skrining Berlangsung Tiga Hari
    Deteksi Dini TBC di Lapas Kelas IIA Kembangkuning, Skrining Berlangsung Tiga Hari

    CILACAP - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kembangkuning melaksanakan kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi warga binaan pemasyarakatan selama tiga hari, dari tanggal 13 – 15 November 2025.

    Program ini terselenggara melalui kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

    Kegiatan skrining dimulai dengan pemeriksaan awal oleh tim medis, meliputi pendataan, penilaian gejala, serta edukasi mengenai TBC. Warga binaan yang terindikasi gejala kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan seperti tes dahak dan pemeriksaan penunjang lainnya.

    Seluruh proses dilakukan sesuai standar kesehatan nasional, dengan pengawasan ketat untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib.

    Kepala Lapas Kelas IIA Kembangkuning menyampaikan bahwa skrining ini merupakan langkah penting dalam deteksi dini kasus TBC, sekaligus upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di area lapas.

    "Bahwa sinergi dengan Kemenkes dan Kemenimipas menjadi faktor pendukung utama dalam pelaksanaan program kesehatan yang berkelanjutan bagi warga binaan, " ungkapnya. 

    Perwakilan Petugas Kesehatan yang hadir menambahkan bahwa lapas termasuk dalam lokasi prioritas penanggulangan TBC. Skrining rutin diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus sehingga penanganan dapat diberikan lebih cepat, tepat, dan efektif.

    Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga binaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas TBC.

    (Humas Lapas Kembangkuning) 

    jawa tengah cilacap lapas kembangkuning skrining tbc
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    WBK: Bapas Ciangir Studi Tiru ke Bapas Nusakambangan

    Artikel Berikutnya

    Bersama untuk Sesama, Lapas Besi dan UPT...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Perkuat Nilai Spiritual, Bapas Nusakambangan Gelar Bimbingan Kerohanian Klien Anak
    Pungli PKL Undip Pleburan: Disdag Semarang Ungkap Motif Oknum Ormas
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Yayasan Angling Dharma Bantah Terlibat Pungli PKL Pleburan

    Ikuti Kami