Perkuat Mental dan Spiritual, Lapas Gladakan Gelar Pembinaan Rohani Nasrani

    Perkuat Mental dan Spiritual, Lapas Gladakan Gelar Pembinaan Rohani Nasrani

    Nusakambangan, INFO_PAS – Sebanyak 33 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gladakan mengikuti kegiatan Pembinaan Agama Nasrani, Selasa (3/3).

     

    Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Sebelum pelaksanaan ibadah, petugas melakukan pendataan dan pengecekan jumlah peserta, kemudian mengeluarkan sebanyak 33 WBP yang terdiri dari 15 orang dari Blok A dan 18 orang dari Blok B dengan pengawalan regu pengamanan sesuai prosedur.

     

    Para WBP selanjutnya dikawal menuju Gereja Lapas untuk mengikuti ibadah dan pembinaan rohani yang dipimpin oleh Petugas Pembinaan Keagamaan dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Dalam kesempatan tersebut, pemateri menyampaikan materi tentang penguatan iman, pembentukan karakter, serta motivasi agar WBP mampu menjalani masa pidana dengan sikap yang lebih baik dan penuh harapan.

     

    Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gladakan dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan.

     

    “Kegiatan pembinaan rohani seperti ini menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk pribadi Warga Binaan agar lebih baik. Kami berharap melalui penguatan iman, mereka memiliki ketenangan batin, kesadaran diri, serta komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan di kemudian hari, ” ujar Kalapas.

     

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Setelah ibadah dan doa bersama selesai, seluruh WBP dikawal kembali menuju blok hunian masing-masing dalam keadaan aman dan kondusif.

     

    Melalui kegiatan ini, diharapkan pembinaan keagamaan di Lapas Gladakan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.

    Muhammad Anas Alfaiq

    Muhammad Anas Alfaiq

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi Lapas dan Bapas, Sidang TPP Bahas...

    Artikel Berikutnya

    Penguatan Rohani di Balik Jeruji, Lapas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Bapas Nusakambangan Tunjukkan Prestasi di Pekan Seni dan Olahraga HBP ke-62
    Motor untuk Kepala SPPG Desa, Nawardi: Itu Mendukung Penguatan Gizi Hingga Pelosok
    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis

    Ikuti Kami